Tumblr Mouse Cursors
something better

WhenTheDistanceBecomeSoMeaningful

entahlah, aku mencintaimu, tapi aku lebih mencintai jarakku denganmu.

karena jarak inilah satu-satunya bentuk penjagaan yang boleh kuberikan padamu.

karena jarak inilah jarakmu dengan Tuhanmu tidak menjauh.

karena jarak inilah, kamu terlihat lebih berharga.

tanpa jarak ini aku hanya akan menjerumuskanmu.

tanpa jarak ini kata cinta akan terdengar semu.

tanpa jarak ini kamu akan merentangkan jarak dengan Tuhanmu.

jika suatu hari jarak ini menghilang karena salah satu di antara kita mendekat, artinya kita telah saling mencintai dengan cara yang salah.

namun jika suatu hari jarak ini hilang karena waktunya telah datang, maka itulah bentuk cintaNya untuk membalas sebuah kesabaran.

-wyatbb, take care-

mr. moustache and unforg(et/ive)able number

mr. moustache and unforg(et/ive)able number

#speak01

beberapa bulan yang lalu, aku dapet giliran ngisi pembukaan, dan waktu itu sebenernya ngga tau mau ngomongin apa, karena tiap kali aku yang dapet bagian ko rasanya aku cuma bisa nyepet-nyepet terus tausiyahnya (bari euweuh nu kasepet) eh tapi bukannya emang tausiyah teh buat ngingetin ya? yaudahlah bukan itu poinnya.

ahirnya aku ngebahas tentang analogi burung dalam sangkar.

heem jadi ada dua ekor burung, mereka dipelihara di dalam sangkar, dua-duanya diurus dengan baik oleh si majikan. suatu hari mereka mulai menyadari betapa membosankannya ada di dalam sangkar, mereka yakin di luar sana ada kehidupan yang lebih menantang. ahirnya, si majikan membuka pintu sangkar, dengan pertimbangan bahwa ya begitulah seharusnya seekor burung menjalani hidup. beberapa waktu kemudian, burung pertama memilih untuk kembali ke sangkar, dan tidak dapat menjadi burung sebagaimana seekor burung semestinya, sedangkan burung kedua tidak kembali ke sangkar, namun kemudian mati karena tidak mampu menghadapi kehidupan di luar.

*halah susah ya nulis baku*

R: *lupa, intinya kenapa duaduanya ahirannya buruk*

aku: jadi ya maksudnya kalo dianalogiin ke kita, kita yang dari tk sd smp di sini, ada yang ngbimbing, ada yang ngejaga, terus tiba-tiba muncul pikiran “ah pengen ngerasain dunia luar”, terus keluar aja, nah ahirannya yaa paling jadi ngga berkembang, ngga punya karya, atau malah kebawa sama dunia luar dan prinsip yang udah dipegang jadi mati. intinya bukan berarti ingin ke luar itu hal yang salah, tapi kalo keinginan itu timbul cuma karena bosen, ngga nyaman, atau apalah, tapi NGGA ADA TUJUAN, ya siap-siap aja ngerasain salah satu dari dua hal tadi. ngga bisa jadi manusia sesuai fungsi perannya atau jadi orang yang cita-cita besarnya mati, komitmen hidupnya hilang.

M: ya berarti salah si majikannya dong. *blabla berbagai argumentasi*

L: aku juga pernah dapet analogi tentang burung dalam sangkar, tapi maknanya beda, jadi ya itu mah gimana maksud dari penyampainya aja.

M: *argumentasi lanjutan, bikin narasi tambahan tentang kisah si burung*

G: bener kata L, yaudah si nindy kan mau nyampeinnya sebatas itu dan maksudnya kesitu, jadi gausah ditambah-tambahin lagi ceritanya.

teeeeeeeeeeeeeet then, saved by the bell.

oh bocah~

biya: mama mama, ayah pulang dong *maksudnya dia pengen minta ayah pulang*

aku: *nimbrung* emang mau ngapain de?

biya: mau main tabnya ayah

aku: *idih jahat amet cuma mau tabnya doang*

aku: dede pilih ayah atau tab?

biya: *diem, kayanya pertanyaannya terlalu berat buat dia*

aku: kalo tabnya rusak, dede mau ngapain?

biya: emm mau ayah benerin tabnya

aku: sip atuh :')

#nyampah 02

beberapa jam yang lalu aku punya banyak ide, tapi beberapa menit yang lalu ada hal-alay-kecil-terdengar yang bikin ide-ide itu hilang, dan ahirnya yang bisa aku lakuin cuma keselkeselan ngetik, ngeluhin kenapa aku masih gini kenapa ngga gitu dan kegiatan mem-pushtoohard lainnya, jadi beberapa detik yang lalu aku ngedelete semua tulisan itu.

jadi inget pernah ngeretweet kaya gini dari @pemulihanjiwa: katakan “masa depanku lebih penting dibanding perasaan sedih murahan ini yg hanya numpang lewat”.

jadi yaa udah ah, sayang banget waktunya dibuangbuang, lagian hal-hal kaya gitu terlalu ngga bermanfaat buat dijadiin sampah di tumblr, emang enak apa bikin orang lain keganggu gara-gara ngeliat post-an galau di dashboard mereka?

"jadi, nak, move on itu artinya berpindah dari yang salah menuju yang benar, atau sekedar ganti pacar?"

- EH?

#gombalanSNMPTN

A: kalo kamu jadi asam kuat, aku mau jadi basa kuat

B: kenapa emang?

A: biar cinta kita ga terhidrolisis :3

Saya Takut Hidup Di Jakarta

(Source: kuntawiaji)

"wahaha jangan gitu dong, nindy yang aku kenal kan selalu semangat meskipun galau kalau deket JENDELA :D"

- jadi inget kenapa tibatiba di kelas ada julukanĀ andy law, makasih mik, sangat menyanjung -___- hahaha

"pernah ngga sih ngepost sesuatu di facebook atau twitter atau tumblr atau apalah sambil sadar ga sadar mikirin ‘gimana kalo orang itu liat..’ atau malah ‘semoga orang itu liat..’ terus tibatiba ada jeritan dari dalam diri, YA AMPUN KENAPA GUE JADI FREAK GINI?!"

- yes, i do